MASALAH GLOBALISASI DI INDONESIA
Seperti yang kita
tahu bahwa globalisasi adalah proses komplek yang digerakan oleh berbagai
pengaruh sehingga mengubah kehidupan sehari-hari terutama dinegara berkembang.
Oleh sebab itu sudah sepatutnya penjelasan mengenai masalah globalisasi harus
ditekankan, karena perbedaan pendapat mengenai dampak globalisasi sudah sering
terjadi di masyarakat kita saat ini.
Dari video yang berjudul “the new rules of the world”,saya sedikit menangapi mengenai kondisi perekonomian akibat globalisasi yang berdampak negatif bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini. Melihat definisi dari Globalisasi itu,adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia diseluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya , dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu Negara menjadi semakin sempit. Di dalam video ini, saya berfikir globalisasi digambarkan dengan nilai ketidak adilan.Sebagai contoh buruh yang digaji tidak sesuai dengan apa yang mereka kerjakan.Mereka bekerja dalam jangka waktu yang sangat lama, disertai 2 jam untuk waktu istirahat tanpa duduk bila ada target ekspor yang ditargetkan dengan upah sebesar Rp 9.000,- yang tidak sebanding dengan harga penjualan produk yang mereka kerjakan. Kondisi ini sangat memprihatinkan,selain itu,didukung dengan lingkungan tempat tinggal yang tidak layak dengan keadaan kehidupan yang sangat rendah. Berbeda dengan rakyat kalangan tingkat atas. Di dalam kondisi ini kita dapat mengetahui bahwa dengan adanya globalisasi, masyarakat yang kaya akanmenjadi bertambah kaya dan sedangkan masyarakat yang miskin akan menjadi bertambah miskin. Hak asasi manusia di Indonesia sudah tidak dihiraukan lagi.Hal ini berawal ketika presiden presiden Soekarno turun dan digantikan oleh Soeharto,Globalisasi mulai dicap bahkan berdampak sangat negatif bagi Indonesia. Soeharto mulai mengijinkan beberapa negara masuk untuk melakukan perdagangan dengan perjanjian yang merugikan Indonesia. Hingga yang paling parah, pada saat itu terjadi kasus pembunuhan massal yang dilakukan oleh negara barat. memperkeruh keadaan dengan tindakan dan kebijakan yang menyulit kan masyarakat Indonesia dan juga bertentangan dengan visi misi dari organisasi tersebut. Sampai saat ini, globalisasi masi terus berjalan dalam Negara kita Indonesia.
Dari video yang berjudul “the new rules of the world”,saya sedikit menangapi mengenai kondisi perekonomian akibat globalisasi yang berdampak negatif bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini. Melihat definisi dari Globalisasi itu,adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia diseluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya , dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu Negara menjadi semakin sempit. Di dalam video ini, saya berfikir globalisasi digambarkan dengan nilai ketidak adilan.Sebagai contoh buruh yang digaji tidak sesuai dengan apa yang mereka kerjakan.Mereka bekerja dalam jangka waktu yang sangat lama, disertai 2 jam untuk waktu istirahat tanpa duduk bila ada target ekspor yang ditargetkan dengan upah sebesar Rp 9.000,- yang tidak sebanding dengan harga penjualan produk yang mereka kerjakan. Kondisi ini sangat memprihatinkan,selain itu,didukung dengan lingkungan tempat tinggal yang tidak layak dengan keadaan kehidupan yang sangat rendah. Berbeda dengan rakyat kalangan tingkat atas. Di dalam kondisi ini kita dapat mengetahui bahwa dengan adanya globalisasi, masyarakat yang kaya akanmenjadi bertambah kaya dan sedangkan masyarakat yang miskin akan menjadi bertambah miskin. Hak asasi manusia di Indonesia sudah tidak dihiraukan lagi.Hal ini berawal ketika presiden presiden Soekarno turun dan digantikan oleh Soeharto,Globalisasi mulai dicap bahkan berdampak sangat negatif bagi Indonesia. Soeharto mulai mengijinkan beberapa negara masuk untuk melakukan perdagangan dengan perjanjian yang merugikan Indonesia. Hingga yang paling parah, pada saat itu terjadi kasus pembunuhan massal yang dilakukan oleh negara barat. memperkeruh keadaan dengan tindakan dan kebijakan yang menyulit kan masyarakat Indonesia dan juga bertentangan dengan visi misi dari organisasi tersebut. Sampai saat ini, globalisasi masi terus berjalan dalam Negara kita Indonesia.
Globalisasi juga
menawarkan sebuah pusat sistem yang bernama “sistem global”. Sistem global
disini diartikan mencangkup keseluruhan bidang, termasuk di dalamya yaitu
bidang sosial, politik, budaya, dan ekonomi. Kita seharusnya melihatnya sebagai
keuntungan yang terselubung. Mengapa demikian??? Jika diamati, sistem global
sebenarnya menawarkan sesuatu yang lain. Indonesia untuk mampu mengambil tenaga
serta bahan dari sumber-sumber yang dapat menguntung kan rakyat Indonesia. Globalisasi yang
terjadi di Indonesia saat ini mungkin ada sedikit mengacu pada dampak positif,
contoh nya: globalisasi berkaitan dengan IPTEK yaitu masyarakat mulai
memahami bagai mana mengenal dunia luar dengan memanfaat kan teknologi,membantu
dalam fasilitas pendidikan untuk mendapat kan informasi dengan mudah dan cepat,
bukan berguna bagi para pelajar saja, tetapi hal ini juga berguna bagi setiap
masyarakat, serta mendapat kan penemuan sumber energi baru. Tetapi tida menutup
kemungkinan globalisasi juga berdampak negatif bagi Negara kita. Sebagian besar
dari kita merasa takut akan dampak negatif dari globalisasi. Meskipun
pemikiran- pemikiran seperti itu sudah banyak diterima di semua kalangan, baik
kalangan umum, atau pun kalangan intelektual seperti mahasiswa. Namun, tidak
ada seorangpun yang dapat memastikan masa yang akan datang. kita hanya dapat
mengira-ngira dampak dari sesuatu tersebut baik atau buruk hanya dalam sudud
pandan diri dendiri.
Terkait dengan
pemikiran untuk mengatasi atau menghindari dampak negatif dari globalisasi”
tersebut, sebenarnya kita perlu untuk memikirkannya. Karena itu akan membuat
kita sedikit mengerti menghadapi kenyataan era Globalisasi saat ini.