Rabu, 11 Desember 2013

Komunikasi Politik



MASALAH GLOBALISASI DI INDONESIA

Seperti yang kita tahu bahwa globalisasi adalah proses komplek yang digerakan oleh berbagai pengaruh sehingga mengubah kehidupan sehari-hari terutama dinegara berkembang. Oleh sebab itu sudah sepatutnya penjelasan mengenai masalah globalisasi harus ditekankan, karena perbedaan pendapat mengenai dampak globalisasi sudah sering terjadi di masyarakat kita saat  ini.
        Dari video yang berjudul “the new rules of the world”,saya sedikit menangapi mengenai kondisi perekonomian akibat globalisasi yang berdampak negatif bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini. Melihat definisi dari Globalisasi itu,adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia diseluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya , dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu Negara menjadi semakin sempit. Di dalam video ini, saya berfikir globalisasi digambarkan dengan nilai ketidak adilan.Sebagai contoh buruh yang digaji tidak sesuai dengan apa yang mereka kerjakan.Mereka bekerja dalam jangka waktu yang sangat lama, disertai 2 jam untuk waktu istirahat tanpa duduk bila ada target ekspor yang ditargetkan dengan upah sebesar Rp 9.000,- yang tidak sebanding dengan harga penjualan produk yang mereka kerjakan. Kondisi ini sangat memprihatinkan,selain itu,didukung dengan lingkungan tempat tinggal yang tidak layak dengan keadaan kehidupan yang sangat rendah. Berbeda dengan rakyat kalangan tingkat atas. Di dalam kondisi ini kita dapat mengetahui bahwa dengan adanya globalisasi, masyarakat yang kaya akanmenjadi bertambah kaya dan sedangkan masyarakat yang miskin akan menjadi bertambah miskin. Hak asasi manusia di Indonesia sudah tidak dihiraukan lagi.Hal ini berawal ketika presiden presiden Soekarno turun dan digantikan oleh Soeharto,Globalisasi mulai dicap bahkan berdampak sangat negatif bagi Indonesia. Soeharto mulai mengijinkan beberapa negara masuk untuk melakukan perdagangan dengan perjanjian yang merugikan Indonesia. Hingga yang paling parah, pada saat itu terjadi kasus pembunuhan massal yang dilakukan oleh negara barat. memperkeruh keadaan dengan tindakan dan kebijakan yang menyulit kan masyarakat Indonesia dan juga bertentangan dengan visi  misi dari organisasi tersebut. Sampai saat ini, globalisasi masi terus berjalan dalam Negara kita Indonesia.
Globalisasi juga menawarkan sebuah pusat sistem yang bernama “sistem global”. Sistem global disini diartikan mencangkup keseluruhan bidang, termasuk di dalamya yaitu bidang sosial, politik, budaya, dan ekonomi. Kita seharusnya melihatnya sebagai keuntungan yang terselubung. Mengapa demikian??? Jika diamati, sistem global sebenarnya menawarkan sesuatu yang lain. Indonesia untuk mampu mengambil tenaga serta bahan dari sumber-sumber yang dapat menguntung kan rakyat Indonesia. Globalisasi yang terjadi di Indonesia saat ini mungkin ada sedikit mengacu pada dampak positif,  contoh nya: globalisasi berkaitan dengan IPTEK yaitu masyarakat mulai memahami bagai mana mengenal dunia luar dengan memanfaat kan teknologi,membantu dalam fasilitas pendidikan untuk mendapat kan informasi dengan mudah dan cepat, bukan berguna bagi para pelajar saja, tetapi hal ini juga berguna bagi setiap masyarakat, serta mendapat kan penemuan sumber energi baru. Tetapi tida menutup kemungkinan globalisasi juga berdampak negatif bagi Negara kita. Sebagian besar dari kita merasa takut akan dampak negatif dari globalisasi. Meskipun pemikiran- pemikiran seperti itu sudah banyak diterima di semua kalangan, baik kalangan umum, atau pun kalangan intelektual seperti mahasiswa. Namun, tidak ada seorangpun yang dapat memastikan masa yang akan datang. kita hanya dapat mengira-ngira dampak dari sesuatu tersebut baik atau buruk hanya dalam sudud pandan diri dendiri.
Terkait dengan pemikiran untuk mengatasi atau menghindari dampak negatif dari globalisasi” tersebut, sebenarnya kita perlu untuk memikirkannya. Karena itu akan membuat kita sedikit mengerti menghadapi kenyataan era Globalisasi saat ini.

Sabtu, 29 Juni 2013



Tugas 1, Etika dan Filsafat Kepemimpinan

Tugas 1 ini dilakukan langsung pada komentar di Blogg !, serta dimasukkan pada Blogg-nya masing-masing mahasiswa.

Unsur-unsur Pokok Dalam Etika meliputi: a. Kebebasan, b. Tanggung  jawab,  c. Hati nurani  d. Prinsip-prinsip-prinsip  moral dasar. Sumber: Muhamad Mufid, Etika dan Filsafat Komunikasi, Kencana Prenada Media Group, Jakarta, 2010, hlm. 173-181.

Pertanyaan / Tugas 1:
Berikan analisis  singkat  unsur-unsur:  a, b, dan c, bila dihubungkan dengan penyiapan diri anda sebagai administrator publik dalam kapasitas  agent of change and development

Catatn jangan lupa mencantumkan nama dan nim, serta no. HP.
Nama : Santi
NIM : 2012210073
No hp : 08990336138

a)  seorang pemimpin itu perlu memberikan kebebasan terhadap bawahanya,agar bawahan mampu mengeluarkan segala kemampuanya dalam menjalanka tugas,dan tercipta hubungan yang harmoniis antara bawahan dan atasan.dan hasil yang didapat akan memuaskan semua orang-orang yang terlibat didalamnya.
b)      apabila seorang pemimpin tidak bertangung jawab maka semua tugas yang diberikan padanya tidak akan berjalan dengan lancar,dan sebaliknya bila dia bertangung jawab maka akan tercipta sebuah kepemimpinan yang baik (good government).oleh sebab itu tanggung jawab dalam diri seorang pemimpin itu sangat penting.
c) segala sesuatu yang berhubungan dengan hati nurani maka semuanya akan berhubungan dengan kebaikan,sehingga apabila seorang pemimpin Dallam menjalankan tugasnya sesuai dengan hati nurani,maka dalam masa kepemimpinanya akan tercipta kepemimpinan yang baik,dan akan menjadi  sebagai agen perubahan  dalam sebuah pemerintahan yang ada.